Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang Hadirkan Keceriaan Melalui Kolaborasi DURIAN dan Storytelling Bersama Anak-anak
Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang Hadirkan Keceriaan Melalui Kolaborasi DURIAN dan Storytelling Bersama Anak-anak
Kota Tangerang, 11 Pebruari 2026 — Perpustakaan Umum Daerah Kota Tangerang kembali menghadirkan kegiatan literasi yang edukatif dan menyenangkan melalui kolaborasi program DURIAN (Dunia Literasi Anak) dan storytelling bersama siswa-siswi TK Raudhatul Athfal Ar-Rofi dan MI Kutub Al-Fatih. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang dalam menumbuhkan minat baca serta memperkenalkan literasi sejak usia dini.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan penampilan Badut Zorro serta sesi storytelling bersama pendongeng Kak Rinie. Kolaborasi keduanya berhasil menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menghadirkan cerita yang sarat pesan moral, nilai-nilai kebaikan, serta imajinasi yang membangkitkan semangat belajar anak-anak.
Melalui metode penyampaian yang komunikatif dan menyenangkan, peserta diajak berinteraksi secara langsung, sehingga proses belajar terasa lebih hidup dan mudah dipahami. Kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan edukatif, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat karakter dan kreativitas anak sejak dini.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang, Drs. Engkos Zarkasyi A, M.Si, menyampaikan bahwa program DURIAN dan storytelling merupakan salah satu strategi untuk mendekatkan perpustakaan kepada masyarakat, khususnya anak-anak.
“Kami terus berupaya menghadirkan kegiatan literasi yang inovatif dan menyenangkan agar anak-anak dapat merasakan bahwa belajar dan membaca adalah aktivitas yang seru. Melalui kolaborasi seperti ini, diharapkan minat baca serta kecintaan terhadap perpustakaan dapat tumbuh sejak usia dini,” ujarnya.
DPAD Kota Tangerang berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program literasi kreatif sebagai langkah nyata dalam mendukung peningkatan budaya baca masyarakat dan menjadikan perpustakaan sebagai ruang belajar yang inklusif, inspiratif, serta ramah anak.